Tatalaksana , Fasilitas & Perpajakan di Bidang Ekspor Impor Khusus Kawasan Berikat (Bonded Zone)

in Export Import,Run on August 2009


Latar Belakang

Kegiatan ekspor-impor merupakan kegiatan bisnis yang tidak mudah karena melibatkan banyak pihak, seperti eksportir, importir, bank, perusahan angkutan barang baik darat, laut, maupun udara, asuransi, Direktorat Jenderal Bea & Cukai, Direktorat Perdagangang Luar Negeri, Depperindag, Surveyor, dan lain-lain. Dengan banyaknya pihak yang terlibat maka peraturan dan prosedur yang harus dilaksanakan oleh eksportir dan importir juga sangat banyak. Belum lagi perbedaan interpretasi bisnis dengan pihak-pihak di luar negeri. Hal ini membuat kegiatan ekspor impor menjadi lebih rumit. Para eksekutif di bidang ekspor impor tentunya dituntut untuk memahami seluruh prosedur dan ketentuan di bidang ekspor impor ini. Hal ini sangat diperlukan demi kelancaran proses ekspor impor, lebih jauh lagi agar perusahaan tidak mengalami kerugian. Kerugian bisa terjadi dalam berbagai bentuk, misalnya barang yang diimpor tidak dapat dikeluarkan dari pelabuhan, atau eksportir tidak dapat mencairkan L/C advice, atau perusahaan dikenakan sanksi oleh DJBC karena tidak atau kurang membayar PDRI, dll. Pelatihan Tata Laksana, Fasilitas & Perpajakan di Bidang Ekspor-Impor Khusus Kawasan Berikat (Bonded Zone) ini didisain untuk membantu dan meningkatkan pemahaman dan kemampuan praktis tentang tata laksana di bidang ekspor impor khususnya untuk Kawasan Berikat.

 

Siapa Yang Harus Hadir?

Workshop ekslusif ini sangat dianjurkan untuk diikuti oleh para eksekutif, supervisor, senior staf di bidang ekspor impor dari perusahaan-perusahaan yang melakukan ekspor dan/atau impor, perusahaan pelayaran, pengusaha jasa titipan (ekspedisi), bank, lembaga pembiayaan ekspor-impor, perusahaan pengurusan jasa kepabeanan (PPJK), perusahaan di Kawasan Berikat (PDKB) dan Pengelola Kawasan Berikat (PKB), serta konsultan bisnis.

 

Tujuan

Dengan mengikuti publik training ini, para peserta akan mampu:

  1. Memahami ruang lingkup Ekspor-Impor Kawasan Berikat.
  2. Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dalam bidang Tatalaksana, Fasilitas, & Perpajakan di Bidang Ekspor Impor Khusus Kawasan Berikat, baik dalam peraturan maupun implementasinya.
  3. Mengelola administrasi proses Ekspor Impor.
  4. Mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah Ekspor Impor baik secara mekanisme dan dokumentasi ekspor impor kawasan Berikat.

 

Program Outline Kawasan Berikat

  1. Fasilitas Kawasan Berikat
  2. Sistem dan Prosedur Pemasukan dan Pengeluaran Barang ke dan dari Kawasan Berikat
    • Sistem Pemasukan Barang ke Kawasan Berikat
      1. Dari Luar Negeri (Impor)
      2. Dari Lokal (DPIL)
      3. Dari Gudang Berikat
      4. Dari Kawasan Berikat Lainnya
      5. Dari Perusahaan Fasilitas KITE
    • Sistem Pengeluaran Barang dari Kawasan Berikat
      1. Pengeluran Barang ke Luar Negeri (Ekspor)
      2. Pengeluaran Barang ke Kawasan Berikat Lainnya
      3. Pengeluaran Barang ke Lokal (DPIL)
  3. Audit Kawasan Berikat
  4. Customs Risk
    • Resiko Kepabeanan Terkait dengan Aktivitas Pemasukan dan Pengeluaran Barang (Aktivitas Rutin)
    • Resiko Kepabeanan pada Saat Pelaksanaan Audit Kepabeanan

Aspek Pajak Atas Kegiatan Ekspor Impor Serta Pemanfaatan Fasilitas Khusus Kawasan Berikat (Bonded Zone)

  1. Aspek Pajak Atas Kegiatan Ekspor Impor Untuk PPh 22
    • Dasar hukum pengenaan Pajak Penghasilan Pasal 22
    • Hal-hal yang dikecualikan dari pemungutan PPh Pasal 22
  2. Aspek Pajak Atas Kegiatan Ekspor Impor Untuk PPN
    • Dasar hukum pengenaan PPN atas kegiatan Ekspor Impor
    • Pajak Pertambahan Nilai atas Impor BKP
    • Pajak Pertambahan Nilai atas Ekspor BKP oleh PKP
    • Mekanisme penyetoran PPN terutang, pengisian SSP dan pelaporan di SPT Masa PPN sesuai dengan PER-146/PJ/2006
  3. Fasilitas PPN Atas Impor BKP
    • Fasilitas yang dibebaskan dari pengenaan PPN/ PPn BM atas Impor BKP
    • Fasilitas PPN/ PPn BM yang tidak dipungut atas Impor BKP
  4. Diskusi Studi Kasus.

 

Course Instructors

H. Juni Haryudi. Drs
Adalah seorang konsultan kepabeanan yang mempunyai pengalaman sangat luas di bidang Kepabeanan. Sejak 1972 s/d 1996 ia bekerja di Bea dan Cukai. Sejak 1996 s/d 2003 sebagai Widyaiswara Pusdiklat Bea dan Cukai. Dan sejak 1996 s/d sekarang Juni Haryudi menjabat sebagai Instruktur Diklat Ahli Kepabeanan, Jakarta.

Prianto Budi Saptono, Ak., BKP.. Mr
Professional Trainner


Jadwal Training Public

Formulir Permintaan Proposal In-House Training
  1. (required)
  2. (valid email required)
  3. Keterangan Perusahaan
  4. (required)
  5. (required)
  6. (required)
  7. Penanggung Jawab Training di Perusahaan
  8. (required)
  9. (required)
  10. (valid email required)
  11. (valid email required)
  12. (required)
  13. (required)
  14. (required)
  15. Kebutuhan Ringkas Tentang In House Training:
  16. (required)
  17. (required)
  18. (required)
  19. (required)
  20. (required)
  21. (required)
  22. (required)
  23. Apakah Anda ingin proposal pembanding untuk topik ini?
  24. Kami berhak mengabaikan permintaan proposal In-house Training bila data yang dikirimkan tidak lengkap / akurat.
  25. Pencantuman No. handphone sangat mempermudah kami menghubungi Anda.
  26. Pemakaian alamat email gratisan tidak kami sarankan
  27. Bila Anda kesulitan mengirim data Anda melalui formulir ini, silakan menghubungi kami di: 081382666322 atau 021-80280282 atau 021-8-555-222-0
 

cforms contact form by delicious:days

Leave a Comment

Copyright by Kreasi Training 2009
online counter
TopOfBlogs